Hari ke 8 TMMD ke 106, TNI Garap Senderan Setinggi 5 Meter

Bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat. Bukan hanya bantuan tenaga dan pikiran, namun bantuan lainnya juga diberikan warga saat giat TMMD ke 106. Nampak salah satu warga memberikan bantuan air mineral saat pengerjaan senderan jembatan Gubug dan Bongan. Rabu (9/10). (Ist).

TABANAN - Memasuki hari ke 8 (delapan) TMMD ke 106 Kodim 1619/Tabanan, aparat TNI terus berupaya merampungkan pengerjaan jembatan  penghubung dua Desa yakni Gubug  dan Bongan. Giliran senderan jembatan setinggi 5 (lima) meter dilakukan sehingga proses pengerjaan jembatan secara keseluruhan diharapkan segera tuntas.  

Proses pengerjaan meliputi pengecoran senderan bagian samping kiri dan kanan. Pembuatan senderan juga melibatkan 110 satuan setingkat kompi yang dipimpin langsung Komandan Kompi Kapten Kav. Athar di bawah kendali Komando Dansatgas TMMD ke 106 Letkol inf. Toni Sri Hartanto.

Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan, Letkol Inf. Toni Sri Hartanto menyatakan pekerjaan TMMD  ke 106 yang berlokasi di dua Desa antara Desa Gubug dan Bongan ini dikerjakan TNI dan masyarakat. Secara bergilit  sedikitnya 75 orang dikerahkan dari masing-masing Desa atau Banjar sehingga tercipta kemanunggalan TNI-Rakyat.

"Karena dengan kehadiran TNI ditengah tengah masyarakat melalui gotong royong ini sangat bermanfaat serta semakin dekat dengan rakyat, begitu juga rakyat semakin simpati terhadap kehadiran TNI di Desa Gubug dan Bongan, sehingga TNI bersama rakyat semakin kuat," jelas Dandim.

                                

Menariknya, bukan hanya bantuan tenaga dan pemikiran yang disumbangkan oleh masyarakat dalam  kegiatan TMMD tersebut. Namun warga juga ikut berpartisipasi membantu dengan menyediakan hidangan sukarela setiap harinya.

Warga mengaku merasa tersentuh dengan kemanunggalan TNI dan masyarakat dengan semangat gotong royong disamping  pengerjaan pembuatan jembatan dikerjakan dengan niat tulus dan ikhlas.

Salah satu warga, Ni Luh Suparti mengaku merasa senang dengan dibuatnya jembatan di Desa Bongan. Keberadaan jembatan tersebut diakui akan sangat membantu warga dalam berinteraksi maupun saat akan mengantarkan anak-anak ke sekolah sebab tidak lagi menempuh jalan memutar.

"Saya ucapkan terima kasih atas kepedulian TNI dalam membuat jembatan di Desa, sehingga tidak sulit lagi saya mengantarkan anak ke sekolah," ucap Suparti. (*/Cia)

Komentar