Dedy Pratama Ramaikan Penjaringan Cawabup Tabanan

I Gde Made Dedy Pratama saat berfoto bersama dengan jajaran keluarga dan tim usai mengambil formulir Balon Wabup Tabanan periode 2020-2024. Selasa (17/9). (Ist)

TABANAN - Hari ke 2 (dua) penjaringan, para kandidat Bakal Calon (balon) Wakil Bupati Tabanan semakin terlihat. Dari Tiga balon Wabup Tabanan yang telah mendaftar, salah satunya yakni I Gde Made Dedy Pratama yang merupakan adik kandung Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Ditemani jajaran keluarga termasuk pamanya, I Nyoman Sudiana, Dedy mendatangai sekreariat DPC PDI-P Tabanan, Selasa (17/9) sekitar pukul 14.30 wita, diterima ketua tim penjaringan, I Gusti Nyoman Omardani saat mengambil formulir.

                                                   

Kepada awak media, Dedy mengaku siap ikut penjaringan Cawabup Tabanan periode 2020-2024 usai melewati perbagai pertimbangan disertai dorongan keluarga.  Pria kelahiran Banjar Tegeh, Desa Angseri, Baturiti ini mengaku bahwa selaku kader, dorongan ingin membuat Tabanan lebih baik merupakan salah satu alasan dirinya maju sebagai calon Wabup Tabanan. Meski demikian, Dedy mengaku siap mengikuti sepenuhnya apa yang diputuskan induk partai PDI-P. 

“Saya serahkan sepenuhnya kepada pusat yakni induk partai PDI-P. Selaku kader, saya siap menerima dan menghortmati apapaun keputusan dan mekanisme yang telah ditentukan partai,” tegasnya.

                                   

Dalam kesempatan kemarin, Dedy yang merupakan anak kandung I Nyoman Adi Wiryatama inimerasa terpanggil untuk membangun Tabanan agar lebih baik lagi. Kuncinya yakni harus kompak bersatu dalam membangun Tabanan, berikut bekerja keras dan mendorong berbagai sektor guna meningkatkan PAD Tabanan baik di sector pertanian, pariwisata dan lainya.

“Untuk ini, kita semua harus kompak, dan sama sama bekerja keras menuju Tabanan lebih baik lagi ke depan,” tambahnya.

Selain Dedy Pratama, nampak yang ikut mendaftar sebagai Balon Wabup Tabanan Tabanan kemarin yakni I Gusti Nyoman Dharma Putra alias Gung Baron dan Edy Wirawan. (*/Cia)

Komentar