Kebakaran TPA Mandung Kerambitan

Murni Faktor Alam, Warga Dihimbau Tetap Tenang dan Bersabar

Upaya pemadamam kebakaran TPA Mandung, Kerambitan, hingga Jumat (6/9) masih terus dilakukan oleh Tim Pemadam. (Ist)

TABANAN – Kejadian terbakarnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, rupanya murni karena factor alam. Warga diminta tetap tenang dan bersabar sebab upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh tim Pemadam Kebakaran.

Dari pantauan, upaya pemadaman masih terus dilakukan hingga Jum’at (6/9) kemarin. TPA Mandung sebelumnya diketahui terbakar sejak Rabu (4/9) karena factor alam yang tidak disengaja.

Faktor cuaca panas dan angin yang cukup kencang membuat sampah cepat mengering sehingga menyebabkan terjadinya gesekan sampah dan patut diduga menimbulkan asap lalu kemudian menimbulkan api.

Titik api diketahui berada di areal timur hingga utara dengan perkiaraan luas yang terbakar sekitar 20 are. Upaya pemadaman masih terus berupaya memadamkan api di sekitar lokasi api . Pemadaman juga melibatkan tim dari Lingkungan Hidup (LH) dan BPBD Kabupaten Tabanan masih melakukan penanganan.

                                    

Peroses penanganan kebakaran kemarin juga ditinjau langsung Asisten III Administrasi Umum Sekda Kabupaten Tabanan, I Made Agus Harthawiguna, yang didampingi Kabag. Humas dan Protokol, I Putu Dian Setiawan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, I Putu Santika.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan, Made Subagia mengatakan, tim gabungan sudah berupaya maksimal atau bekerja siang dan malam guna melakukan penanganan dengan cara melingkar  di seluruh titik api yang ada.

“Diharapkan dengan cara ini dapat mempercepat proses pemadaman api,” tegas Subagia.  

Namun karena factor angin yang cukup kencang serta sampah kering mengakibatkan api lebih mudah masuk ke dalam timbunan sampah sehingga mengakibatkan proses pemadaman api berlangsung cukup lama.  “Ini membutuhkan waktu yang cukup lama," tambahnya.

Selain upaya pemadaman api, upaya penanggulanan terhadap masyarakat terdampak di sekitar lokasi juga telah dilakukan Pemda Tabanan, yakni dengan melakukan pembagian masker yang telah dibagikan oleh jajaran PMI, BPBD, dan pemerhai lingkunggan khususnya di wilayah kecamaan Kerambitan dan Selemadeg Timur.

Warga juga dihimbau untuk tetap bersabar serta memberikan dukungan agar proses penanganan bisa berjalan dengan aman dan cepat.

Upaya menciptakan terwujudnya Tabanan yang bersih, tegas Subagia juga menjadi salah satu perhatian pemerintah untuk itu, bagi masyarakat yang  mengalami gangguan akan layanan sampah sejak kemarin, saat ini sudah sudah kembali mendapatkan pelayanan persampahan dari DInas terkait.

“Semuanya dilakukan demi terwujudnya Kota Tabanan yang selalu bersih," tutupnya. (*/Cia)

Komentar