Pemkab Tabanan Lepas 475 Orang Peserta Mudik Bersama

Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Toni Sri Hartanto, didampingi Sekda Tabanan I Gede Susila, beserta undangan lainnya melepas peserta Mudik Bersama. (Foto: Ist/Hms)

TABANAN. – Sebagai wujud ungkapan syukur atas terjalinnya hubungan yang harmonis antar umat di Tabanan, Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menghadirkan Mudik Bersama bagi ratusan warga Muslim Tabanan.

Program Mudik Bersama kali ke delapan di Tabanan yang diikuti ratusan orang pemudik ini, dilepas Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol (Inf) Toni Sri Hartanto, didampingi Sekda Tabanan I Gede Susila, beserta undangan lainnya di depan Kantor Bupati Setempat Jl. Pahlawan No. 19 Tabanan, Sabtu(1/6) pagi.

“Mudik Bersama Kabupaten Tabanan secara resmi atas nama Bupati Tabanan kami lepas,” ujar Toni Sri Hartanto saat melepas peserta Mudik Bersama saat itu.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutannya yang  dibacakan oleh Sekda I Gede Susila, mengatakan bahwa Kabupaten Tabanan merupakan salah satu Kabupaten yang mempunyai masyarakat yang heterogen dan memiliki berbagai perbedaan.

“Perbedaan yang ada di tengah-tengah masyarakat Tabanan merupakan modal bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama-sama masyarakat Tabanan untuk bergerak maju membangun Tabanan,” ungkapnya.

Bupati Eka menghimbau agar perbedaan ini menjadi suatu perekat persaudaraan dan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga mampu mewujudkan kerukunan antar umat beragama dan mampu mengelola perbedaan dengan baik.

Dijelaskannya juga bahwa mudik ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri merupakan tradisi bagi masyarakat Indonesia, demikian juga untuk masyarakat Muslim Tabanan. “Bahwa kampung halaman itu penting. Karena merupakan Tanah air, dimana kita dilahirkan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan senantiasa mendorong pelaksanaan Mudik Bersama secara rutin  setiap tahun,”  ungkapnya.

Hal itu juga didasari atas fenomena yang terjadi pada saat mudik, yaitu semakin banyaknya masyarakat menggunakan sepeda motor sebagai transportasi saat mudik. Dan itu hal yang sangat membahayakan keselamatan si Pemudik, sehingga Pemkab Tabanan berinisiatif untuk selalu menjaga keselamatan warganya dengan menghadirkan program Mudik Bersama.

“Saya berharap, dengan kegiatan mudik bersama ini, masyarakat yang hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman dan bersilaturahmi dengan keluarga dapat tiba di tempat tujuan dengan selamat, aman, dan nyaman," harapnya

Sebelumnya Ketua Panitia Mudik Bersama Putu Yuni Widyadnyani melaporkan mencermati tingginya tingkat kecelakaan pemudik, khusus pengguna sepeda motor, maka diimbau kepada masyarakat untuk beralih  menggunakan moda transportasi bus yang diwujudkan dengan mudik bersama.

“Pelaksanaan mudik bersama  merupakan wujud nyata pelayanan transportasi Pemerintah Kabupaten Tabanan  dengan panitia Mudik Bersama Hari Raya Idul Fitri Tahun 2019, untuk membantu masyarakat Tabanan mudik dengan mengunakan moda transportasi yang aman dan nyaman,”ucapnya.

Putu Yuni Widyadnyani yang akrab dipanggil dengan nama Nuning yang ini menuturkan, mudik bersama ini memiliki tujuan memberikan jaminan keselamatan, kelancaran, dan keamanan bagi masyarakat  Tabanan yang akan merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halamannya.

Dijelaskan pada Mudik Bersama kali ini, pihaknya bekerjasama dengan Pemkab Tabanan menyediakan sebelas armada bus. “Ada sebelas armada bus, tujuan Surabaya enam bus, Malang dua bus, Jember-Banyuwangi dua bus dan satu bus tujuan Tasikmalaya. Pemudik yang ikut Mudik Bersama 475 orang,” jelasnya.

Nuning menambahkan dana penyelenggaraan Mudik bersama lebaran tahun 2019  secara keseluruhan bersumber dari dana corporate social responcibility (CSR) sejumlah lembaga dan perusahaan yang ada di Kabupaten Tabanan. (Dim/Cia)

Komentar