Ny. Selly Mantra Buka Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik PAUD Kota Denpasar 2019

Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dalam Rangka Gebyar PAUD Kota Denpasar Tahun 2019 dilaksanakan pada Senin (27/5) di Areal Depan Museum Bali. Foto : Ist

DENPASAR – Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dalam Rangka Gebyar PAUD Kota Denpasar Tahun 2019 dilaksanakan pada Senin (27/5) di Areal Depan Museum Bali. Kegiatan yang diisi beraneka macam lomba yang diikuti anak didik dan pendidik PAUD se- Kota Denpasar ini dibuka secara langsung oleh Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar, Ny. Kerti Iswara serta Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Denpasar.

Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik PAUD Kota Denpasar Tahun 2019 kali ini mengambil tema Meningkatkan Prestasi dan Kompetensi Siswa dan Pendidik PAUD Menuju Kota Denpasar yang Tangguh Sosial.

Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra memberikan penghargaan atas pelaksanaan Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik PAUD Kota Denpasar Tahun 2019. Kegiatan ini penting untuk terus dilaksanakan dimana kegiatan yang mengutamakan pendiidkan anak usia dini ini merupakan upaya untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

“Selain sebagai sarana mengembangkan mental, kecerdasan dan bakat anak, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana sosialisasi berbagai program PAUD kepada masyarakat menuju PAUD berkualitas di Kota Denpasar” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan  Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, memperluas akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas merupakan investasi cerdas yang dapat dilaksanakan bersama. Menyediakan PAUD yang berkualitas bagi anak sangat penting.

“Penyelenggaraan lomba kreativitas PAUD memberikan ruang bagi anak, orang tua, dan pendidik PAUD untuk berkreativitas. Kreativitas yang dikemas dalam lomba ini juga membangun jiwa sportifitas dan juga sebagai media untuk saling mengenal, bertukar pengalaman dalam pendidikan dan pengasuhan anak usia dini. Pada akhirnya kita bersama memiliki tekad  dan menyatukan gerak dan langkah mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Kita berharap tidak lagi ada praktek salah dalam penyelenggaran PAUD. Mari kita saling berbagi ilmu dan pengalaman baik dalam penyelenggraan PAUD di Kota Denpasar,” kata Selly D. Mantra.

Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini selaku perwakilan panitia acara, dalam laporannya mengatakan pelaksanaan Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik PAUD serangkaian Gebyar PAUD Kota Denpasar Tahun 2019 bertujuan untuk membentuk kesiapan anak usia dini di Kota Denpasar dalam menyongsong pendidikan formal selain juga sebagai wadah meningkatkan wawasan serta keterampilan para pendidik PAUD di Kota Denpasar.

“Lomba Kreativitas ini juga penting bagi anak usia dini di Kota Denpasar sebagai media menumbuhkan sikap sportif, disiplin, jujur dan memupuk rasa kebersamaan, serta mengembangkan rasa berkompetisi secara sehat, mempererat rasa persaudaraan dan sikap saling menghargai serta memupuk rasa persatuan kesatuan antar sesama anak didik  dan guru pendidik” ujarnya.

Ditambahkan juga olehnya, sekitar kurang lebih 444 anak didik dan pendidik PAUD se-Kota Denpasar dilibatkan dalam Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik PAUD Kota Denpasar Tahun 2019 ini.

“Adapun jenis – jenis lomba yang digelar antara lain lomba memasukkan bola ke keranjang, lomba meronce, lomba puzzle, lomba tari Pendet, lomba tari Gopala, lomba menggambar bebas, lomba tari estafet putra, lomba memindahkan bendera, lomba ngulat tipat bersama orang tua, lomba origami anak didik, lomba mesatua bali bagi Kepala TK serta lomba senam fantasi bagi Pendidik PAUD” jelas Sugiantini

Salah satu orang tua peserta lomba, Gede Oka yang mendampingi anaknya, Narendra asal PAUD Kumara Santi Dentim mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas Anak dan Pendidik PAUD Kota Denpasar Tahun 2019. “Kegiatan ini saya lihat sangat bagus sebagai ajang mengembangkan mental dan kecerdasan anak dan memepersiapkannya menghadapi masa depan.

“Tentu sabagai masyarakat saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi mendatang”katanya.(*/Cia)

 

 

 

 

 

Komentar