Wabup Sanjaya Resmikan Wantilan Desa Pekraman Pandak Bandung

Wabup Tabanan, IGK Sanjaya saat penandatangan peresmian Wantilan Desa Pekraman Pandak Bandung didampingi anggota DPRD Tabanan,Edy Wirawan dan sejumlah undangan. Kamis (2/5). Foto : Ist

TABANAN – Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya meresmikan Wantilan milik Desa Pekraman Pandak Bandung, Kediri, Tabanan. Kamis (2/5). Bangunan wantilan senilai Rp 1.2 milyar tersebut dibangun secara gotong royong diatas tanah seluas 240 m2 milik Desa setempat.  

Peresmian kemarin dilakukan dengan penandatangan tanganan prasasti disaksikan sejumlah undangan yang hadir dan tokoh masyarakat setempat.

Wakil Bupati Sanjaya dalam sambutannya menyatakan apresiasinya atas semengat dan kekompakan warga scara gotong royong dalam pembangunan wantilan.

“Saya selaku wakil Pemerintah memberikan apresiasi yang setinggi-tinginya buat masyarakat disini ring Desa Pakraman Pandak Bandung yang telah membangun wantilan secara bergotong royong,” ujanya.

Dalam pembangunan, peraih gelar Doktor di Kampus UNHI Denpasar ini menyatakan siap bersinergi baik pemerintah pusat, provinsi dan daerah dalam pembangunan daerah sesuai dengan Instruksi Presiden Widodo terkait pembangunan daerah mulai dari pinggiran dan desa.

“Ini juga bagian dari tujuan kita di dalam rangka membangun Tabanan yang serasi. Jadi harapan titiang kepada masyarakat Pandak Bandung, jadikanlah wantilan ini sebagai alat pemersatu dan sebagai wadah dalam rangka pelestarian seni, adat, budaya dan agama,” imbuhnya.

Desa Pandak Bandung sendiri disokong oleh Dua Banjar yakni Banjar Adat Bandung dan Banjar Adat Laing dengan jumlah KK 264.

Untuk pembangunan Wantilan tersebut dilakukan secara bertahap selama dua tahun yakni sejak bulan Februari 2017 hingga Maret 2019. Total anggaran sebanyak Rp. 1. 206 juta berasal dari DTW Tanah Lot, Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Pemprov Bali serta urunan masyarakat Desa Pekraman Pandak Bandung.

Pihaknya menambahkan, Desa Pandank Bandung disokong oleh 2 banjar, yakni banjar adat bandung dan banjar adat laing yang dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 264 KK.

“Titiang yang dalam hal ini mewakili warga Desa Pekraman Pandak Bandung mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya Pemerintah Kabupaten Tabanan,“ ujar Anak Agung Putu Merta selaku ketua pantitia pembangunan. (*/Cia)

Komentar