Peduli Masyarakat Kurang Mampu, Accor Hotel Bali dan Lombok Introduce Lines for Life

Peragaan busana bertema "Passion" dalam acara Gala Dinner serangkaian penggalangan dana di Sofitel Nusa Dua, Jumat (23/3). Foto : Ist

BADUNG - Accor Hotels Bali & Lombok memperkenalkan inisiatif terbarunya dalam komunitas yang berorientasi pada kepedulian sosial.  Didorong tekad memberikan kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat melalui linen hotel yang sudah tidak terpakai, namun masih dalam kondisi layak pakai.

Kegiatan tersebut diberi nama ‘Linens for Life’ dan sekaligus untuk mendukung masyarakat yang kurang mampu dan pada saat yang bersamaan memberdayakan masyarakat dan memberi mereka harapan untuk masa depan yang lebih cerah.

Tujuan lain pagelaran ini yakni guna mendukung The Street Center yang telah didirikan oleh Bali Life Foundation. Tujuan mulia yayasan ini yakni membawa perempuan dan anak-anak terlepas dari kemiskinan dengan memberi mereka pendidikan, sekolah, dan kegiatan untuk membantu mereka memulai kehidupan yang baru.

Misi kegiatan inisiatif ini adalah untuk melatih anggota masyarakat menciptakan berbagai produk yang bermanfaat dari linen hotel yang sudah tidak terpakai. Hasil produk tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kehidupan sehari-hari mereka, yang pada akhirnya membuat mereka terlepas dari kemiskinan.

Pelatihan dilakukan hingga dua kali dalam seminggu, dengan sekitar 5 hingga 10 peserta. Di tempat pelatihan, peserta diperlihatkan dan dilatih untuk membuat segala macam produk yang bermanfaat dari linen hotel yang sudah tidak terpakai lagi.

Hasil dari 'karya seni' yang telah dibuat oleh warga ini telah dipamerkan secara eksklusif melalui peragaan busana bertema "Passion" yang spektakuler dalam acara Gala Dinner serangkaian penggalangan dana di Sofitel Nusa Dua, Jumat (23/3/2019).

Sebanyak 200 tamu undangan hadir dalam acara terdiri jajaran pemilik Hotel dan GM Hotel Accor di Bali & Lombok, selebriti, serta para tamu undangan lainnya.

Acara koktail pada malam Gala Dinner kemarin juga menampilkan koleksi dari yayasan Woman Street Center, di mana koleksi ini memang sengaja disediakan untuk dijual atau dilelang kepada para tamu yang hadir.

Adan 67  koleksi busana ditampilkan dalam jamuan malam dengan 4-set menu yang menemani para tamu undangan dalam kategori busana kasual, pakaian malam, hingga gaun tidur, yang sekaligus merupakan hasil kreasi alumnus sekolah perancang busana terkenal Indonesia, Susan Budiharjo.

Susan Budiharjo selama ini dikenal luas sebagai salah satu perancang busana senior di Indonesia dan hasratnya yang mendalam terhadap dunia mode telah mendorongnya untuk mendirikan Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budiharjo (Institut Pendidikan Desain Fashion Susan Budiharjo) di tahun 1980.

Sejak itu, sekolah Susan Budiharjo telah melahirkan banyak desainer muda berbakat di Indonesia seperti Sebastian Gunawan, Eddy Betty, Andrian Gan, Irsan, Didi Budiarjo, Denny Wirawan, dan masih banyak lagi.

Kemeriahan melengkapi malam penggalangan dana dalam gala dinner kemarin dengan  menampilkan penyanyi Eva Scolaro dan MC Selebriti dari Jakarta, Melissa Karim. Semua hasil dari malam ini akan disalurkan ke dana Accor Hotels Bali & Lombok untuk mendukung berbagai kegiatan CSR lainnya di seluruh Indonesia.

Mengenai kegiatan inisiatif Linens for Life, General Manager Area Accor untuk Hotel Bali & Lombok, Sylvain Pasdeloup, menyatakan rasa bangganya sekaligus merasa terhormat bahwa Accor Hotels Bali dan Lombok telah berperan dalam komunitas yang begitu hebat dengan kegiatan inisiatif kepedulian terhadapat sesama manusia.

“Kesejahteraan dan perkembangan masyarakat Bali dan Lombok sangat dekat dengan hati kami. Kami akan melakukan apa saja, sesuai dengan kapasitas kami, untuk memberikan dukungan,” ujarnya disela-sela acara.

Panitia “Linens for Life” dipelopori oleh perwakilan dari 4 hotel Accor di Bali dan Lombok, yaitu Ibu Risya Wulansari (General Manager Ibis Styles Bali Benoa), Bapak Thierry Gasnier (General Manager The Kuta Beach Heritage Hotel), Ibu Patricia (General Manager Amaterra Villages Bali Nusa Dua), dan Ibu Pangastuti Sumarningsih (Talent & Culture Manager, The Kuta Beach Heritage Hotel). (*/Cia)

Komentar