Jurnalis Bali Adu Kebolehan di Ajang Glowing Singing Contest 2019

Salah satu Jurnalis saat adu vokal di hadapan dewan juri di ajang ‘Glowing Singng Contest 2019’ yang diadakan PT Bumi Suksesindo (BSI) di kawasan Gatot Subroto, Denpasar. Minggu (24/3). Foto : Ist

DENPASAR – Puluhan Jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Tambang Bali (KJTB) adu kebolehan di ajang ‘Glowing Singng Contest 2019’ yang diadakan sebuah perusahaan tambang yakni PT Bumi Suksesindo (BSI) di kawasan Gatot Subroto, Denpasar. Minggu (24/3).

Animo jajaran jurnalis Bali yang doyan karaoke mengisi deretan daftar antrian peserta yang digelar di Happy Puppi Gatot Subroto  Denpasar. Mulai Jurnalis muda hingga senior membaur dalam suasana keakraban dan penuh canda hingga jadi bahan goyonan antar mereka begitu lomba dimulai.

Maklum saja, meski sebagian dari peserta rata-rata jago menyanyi, namun ada beberapa rekan Jurnalis yang mengaku nervous di atas panggung meski sudah berlatih maupun hapal syair dan lirik lagu wajib yang telah dipersiapkan.

Pihak panitia memang sengaja mengemas acara sedemikian rupa hingga terkesan santai dan rilexs dengan mengambil tempat di hall utama karaoke keluarga tersebut. selain sebagai ajang silaturrahmi, tujuan lainnya yakni ingin semakin mempererat persaudaraan antar jurnalis dan media.  

“Kegiatan ini sekaligus menyambung tali silaturrahmi dengan pihak BSI yang selama ini hadir sebagai mitra bagi rekan rekan Jurnalis di Bali,” ungkap ketua panitia, Tri Vivi Suryanita kemarin.

Vivi menambahkan, sebelumnya antara Komunitas Jurnalis Tambang Bali dan PT BSI sudah melakukan beberapa kegiatan atau gathering media termasuk berkunjung ke lokasi ‘ tour site’ tambang PT BSI di Banyawangi yang dikenal memperhatikan ramah lingkungan dan peduli dengan sosial cultural masyarakat sekitar Tambang di Banyuwangi.

Vivi juga menyebutkan bahwa masih ada sejumlah  agenda yang akan digelar berikutnya seperti acara  workshop, seminar lingkungan, pelatihan kebencanaan. Tujuannya yakni agar hubungan yang sudah terjalin selama ini dengan pihak PT BSI bisa lebih poditif dan bermamfaat.

Dilain sisi, Corporate Communications Manager PT BSI, Teuku Mufizar Mahmud berharap kerjasama dengan rekan-rekan jurnalis Bali bisa terus terjalin dengan baik. Sinergi tersebut sekaligus diharapkan dituangkan dalam berbagai kegiatan positif ke depan.

Untuk itu, dirinya selaku perwakilan PT BSI siap hadir di tengah-tengah rekan-rekan jurnalis di Bali jika ada kegiatan selanjutnya. Bahkan dia berharap, agar rekan Jurnalis Bali yang belum ke lokasi tambang bisa berkunjung ke Bayuwangi.  

“Saya lahir dari wartawan sehingga merasa tidak ada jarak bahkan merasa menjadi bagian dengan awak media di Bali,” tegas Mufizar yang sebelumnya pernah bertugas sebagai wartawan Reuters ini.

Di hadapan awak media Bali, Mufizar juga menyatakan antara Pulau Bali dan Banyuwangi cukup deket meski terpisah oleh lautan. Baginya, jarak tersebut bukan halangan untuk hadir ditengah tengah Komunitas Jurnalis Tambang Bali karena sudah terjalin kedekatan bathin sedemikian rupa.

Dalam lomba kemarin, ada tiga  juri didapuk sebagai tim penilai yakni Teuku Mufizar Mahmud, Ari Wulandari dan Nyoman Sutarjana. Tentunya, selain lirik dan penilaian vocal, tim juri memberikan nilai dari sisi penampilan dan kemampuan peserta hingga mampu membawa pengunjung larut dalam suasana lagu yang dibawakan.

Ada 10 lagu pilihan wajib bagi peserta yang telah dipersiapkan mulai lagu pop hingga dangdut, sementara peserta juga dipersilahkan bebas memilih lagu lainnya sebagai bahan penilain.

Keluar sebagai pemenang, Juara I diraih oleh Desak Putri Handayani (Nusa Bali), Juara II,  Ketut Sugita dari wartawan Bali News Online, Juara III  diraih oleh  Djoko Mulyono
dari Bali Tribun.

Selain itu tim juri juga memutuskan enam juara harapan yang diraih oleh Anak Agung Seri Kurniati (Tribun Bali), Dewa Sastra Sutadinata (Koran Metro), Nasri Aci (Liputan Bali), Komang Sriati (Laras Bali), Hasan (Metro TV) dan Nyoman Adi (Postpopuli.com).

Selain mendapatkan piagam dan hadiah,  pihak panitia juga menyediakan hadiah menarik lainnya berupa dua buah hand phone. (Cia)

        

Komentar