Gubernur Koster Dukung Pelestarian Bahasa Bali Gunakan Teknologi Digital

Gubernur Bali Wayan Koster dan Nyonya Putri Suastini Koster saat menerima audensi Bahasa Bali Foundation di Jaya Sabha rumah jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/3) malam. Foto : Ist/Humas

DENPASAR - Keberadaan bahasa Bali perlu dilakukan pelestarian, baik secara pendidikan maupun teknologi digital mengingat bahasa tersebut pada era globalisasi seperti saat ini semakin jarang digunakan oleh masyarakat Bali. Untuk itu, pelestarian bahasa Bali perlu dilakukan dengan berbagai cara agar tetap eksis seperti halnya BASAbali Wiki.

Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menerima audensi Bahasa Bali Foundation di Jaya Sabha rumah jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/3) malam.

"Saya menyambut baik hadirnya BASAbali Wiki, ini merupakan langkah yang baik untuk melestarikan bahasa Bali. Hal ini juga sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 Tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Jadi hal ini sangat bagus dan harus kita dukung," ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini berharap dengan adanya BASAbali Wiki masyarakat mendapatkan manfaat dari segala informasi yang disajikan khususnya dalam mempelajari bahasa Bali yang memang belakangan ini sudah mulai jarang digunakan oleh masyarakat Bali sendiri.

Hal senada juga disampaikan Ny. Putri Suastini Koster yang pada kesempatan tersebut turut mendampingi. Menurutnya, pelestarian bahasa Bali sudah harus dilakukan agar tidak punah mengingat saat ini bahasa Bali kian terancam di antara bahasa lain yang lebih sering digunakan dalam keseharian masyarakat Bali.

"Bahasa Bali adalah bahasa ibu, merupakan jantung dan jiwa dari masyarakat Bali. Dengan adanya BASAbali Wiki ini, kita berharap khususnya generasi milenial bisa kembali bergairah untuk mempelajari bahasa Bali. Boleh kita mempelajari bahasa internasional, tapi jangan pernah kita melupakam bahasa asli kita sebagai orang Bali. Kita harus bangga menggunakan bahasa Bali, kita yang harus melestarika nya," ungkap Ny. Putri Koster.

Sementara itu, Direktur BASAbali Wiki, I Gede Nala Antara menyampaikan jika pelestarian bahasa Bali selama ini sudah berupaya dilakukan agar tidak punah, termasuk para ahli bahasa telah memasukkan dalam halaman Google untuk dapat menerjemahkan bahasa ke dalam bahasa daerah Bali. Ditambahkan Nala Antara, beberapa tahun yang lalu, kolaborasi sekelompok ahli bahasa dan anggota masyarakat berkumpul untuk membantu masyarakat Bali menciptakan materi belajar bahasa Bali "7000 Bahasa Transparan", menerjemahkan halaman depan Google ke dalam bahasa Bali dan yang terakhir, BASAbali Wiki.

"Ini merupakan sebuah kombinasi kamus referensi yang terbuka untuk semua kalangan, ensiklopedia, dan perpustakaan digital dalam bahasa (Bali, Indonesia, Inggris) yang bisa diedit sendiri. Kami berharap BASAbali Wiki menjadi sumber informasi budaya Bali berbasis bahasa Bali juga sebagai media pembelajaran bahasa Bali, terutama bagi generasi muda," ujarnya.

Ditambahkan Nala Antara, pada penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali (Februari) pihaknya ikut ambil bagian dengan melaksanakan Pesta penerjemahan yang diikuti oleh Guru, Penyuluh Bahasa Bali, Praktisi menerjemahkan buku cerita bahasa Indonesia menjadi buku cerita berbahasa Bali sebanyak 50 (lima puluh) buku. Selain itu, dalam waktu dekat juga akan di launcing Super Hero "Luh Ayu Manik Mas" atau Prawiren Putri Bali. Nantinya pada kesempatan itu juga akan di luncurkan 3 (tiga) buku cerita berbahasa Bali.(*/Cia)

Komentar