HIMUSBA Diharap Bisa Tarik Minat Masyarakat Berkunjung ke Museum

Sekda Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali I Wayan Koster melantik dan mengukuhkan Anggota HIMUSBA masa bakti 2018 - 2023 (Foto:Ist/Hms)

DENPASAR - Mewakili Gubernur Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra melantik dan mengukuhkan Anggota HIMUSBA (Himpunan Pengurus Museum Bali) Masa Bakti 2018 – 2023 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/3).

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Dewa Indra mengharapkan museum diisi dengan SDM yang professional, serta memanfaatkan teknologi dan koleksi yang ditata secara modern.

Gubernur Koster  menginginkan agar kesan museum yang kuno, sunyi dan menyeramkan bisa dihilangkan untuk menarik minat pengunjung lebih banyak lagi. Selain itu, Ia juga mengajak semua pihak untuk melakukan upaya kegiatan strategis menggeliatkan museum, seperti membangkitkan gerakan nasional cinta museum, atau mengajak siswa-siswi mengunjungi museum.

Pada kesempatan tersebut para pengurus HIMUSBA dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor: 455/04-A/AK/2019. Adapun nama-nama pengurus adalah sebagai berikut: Penasehat Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Pembina Drs. Tjokorda Gde Sukawati (Museum Puri Luksian) dan JMK Pande Wayan Suteja Neka (Museum Neka).

Sementara Dewan Kurator dijabat oleh DR. I Wayan Adnyana ISI Denpasar). Untuk Ketua Umum dan Ketua 1 masing-masing dijabat oleh Anak Agung Gede Rai (Museum Arma) dan Tjokorda Bagus Astika (Museum Puri Lukisan).

Sekda Indra usai pengukuhan saat ditemui wartawan mengharapkan kepada anggota Himusba yang baru dilantik dan dikukuhkan, bisa menarik masyarakat untuk senang berkunjung ke museum. Karena museum merupakan tempat koleksi yang mempunyai nilai cipta, karya dan karsa oleh para pendahulu.
 
“Ini merupakan tantangan untuk HIMUSBA, bagaimana menjadikan museum tempat yang menarik dikunjungi, jangan ada suasana suram. Tolong siapkan tempat agar masyarakat nyaman dan senang berkunjung ke museum,” katanya berharap.

Menurut Sekda Indra, museum bisa ditambah dengan fasilitas kekinian agar masyarakat betah di sana. “Mungkin bisa ditambah dengan spot foto yang menarik atau diisi cafeteria. Pokoknya buat pengunjung bahkan anak-anak senyaman mungkin,” imbuhnya.

Pada kesempatan terseburt Sekda Dewa Made indra juga  menekankan tugas para pengurus yang baru dilantik adalah berupaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya arti museum. Menurutnya, museum tempat belajar sejarah yang paling bagus, karena ada nilai pelestarian budaya yang harus kita kenal dan jaga.

“Untuk masalah ini kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan warga, di sini tugas HIMUSBA ke depan. Perbaiki fasilitas museum serta edukasi masyarakat untuk terus belajar ke museum,” tandasnya. (Dim/Cia)

Komentar