Adi Wiryatama Siap ‘Ngayah’ Demi Kemajuan Tabanan

I Nyoman Adi Wiryatama saat acara simakrama dengan warga Desa Munduk Temu, Pupuan, Tabanan. Kamis (7/2). Foto : Istimewa

TABANAN – Meski sudah banyak berbuat untuk masyarakat Tabanan, Namun I Nyoman Adi Wiryatama tidak berpuas diri. Alasanya, masih banyak yang perlu diperjuangan baik secara financial maupun secara politis. Untuk itu, Politikus asal Kota Pelangi ini siap ‘Ngayah’ demi kemjuan masyarakat Tabanan yang selama ini memberikan dukungannya.

Hal itu ditegaskan Adi Wiryatama saat simakrama dengan Warga Desa Munduk Temu Pupuan, Kamis kemarin. Meski dari tahun ke tahun pembangunan di Tabanan sudah mengalami kemajuan, namun pembangunan di Tabanan harus tetap dikawal secara berkelanjutan, agar setara dengan kabupaten lainnya di Bali.

“Masih banyak hal yang perlu diperjuangkan untuk Tabanan dan saya siap ‘ngayah’ demi pembangunan Tabanan agar tetap berkelanjutan,” tegasnya di hadapan warga.

Adi menjelaskan, bahwa saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Tabanan masih tergolong kecil dibandingkan dengan kabupaten Badung, Denpasar, Gianyar dan lainnya. Untuk itu, masyarakat Tabanan harus bahu-bahu sama-sama berjuang demi keberlangsungan pembangunan di Tabanan.

Selain berupaya meningkatkan PAD, Adi Wiryatama yang sekaligus merupakan Caleg nomor urut 1 (satu) Dapil 3 (Tiga) Tabanan ini juga menyatakan warga Tabanan harus bisa memiliki bargaining dalam hal politik. Caranya yakni bersama-sama secara politis mendorong untuk menduduki kursi dewan DPRD Bali.

Politikus asal Angseri ini juga menggambarkan, sejak duduk sebagai Ketua DPRD Bali 5 (lima) tahun lalu, dirinya bisa mendorong berbagai kebijakan secara politis demi kemajuan Kabupaten Tabanan. Sebut saja, prigram bantuan seperti Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang semula hanya diperoleh Kabupaten Tabanan Rp 4 Milyar, saat ini sudah meningkat  menjadi ratusan milyar semasa dirinya menjabat.

Bukan hanya itu, bantuan untuk pembangunan Rumah Sakit Nyitdah di Kediri juga digelontorkan melalui bantuan provinsi sebesar Rp 50 milyar. Pembangunan Gedung Mario juga diberikan Rp 10 milyar dan pembangunannya sudah hampir rampung saat ini. Demikian juga bantuan untuk pembangunan Stadion Debes juga telah dianggarkan dalam APBD privinsi tahun ini dan siap dicairkan.

“Buleleng sudah punya Gubernur, Gianyar wakil Gubernur, Maka Kabupaten Tabanan harus memiliki Ketua DPRD Bali yang akan siap membantu mempermudah proses bantuan dari pusat dan provinsi Bali ,” tegasnya.

Selain meminta dukungan warga Tabanan, Adi Wiryatama dalam kesempatan kemarin juga mendenger aspirasi masyarakat Munduk temu diantaranya rencana warga menggelar ngaben massal dan beberapa pembangunan pura. Terhadap kebutuhan tersebut. Adi Wiryatama menyatakan siap membantu Rp 150 juta guna meringankan biaya ngaben massal yang akan digelar tahun 2020.

“Untuk bantuan lainnya, silahkan ajukan profosal dan nanti bisa dibantu agar beban masyarakat lebih ringan,” demikian Adi Wiryatama. (*/Cia)

Komentar