Gus Yoga Kembali Luncurkan Singgel Anyar ‘Yangluh’

Gus Yoga (Rambut Gondrong) dan Yong Sagita saat Preskom, Kamis (31/01/2019). Foto : Oke/Ist

KARANGASEM - Solois ebase Bali, Gus Yoga atau Agus Adi Pranandaja kembali meluncurkan singgel. Singgel kelimanya ini diberi judul Nyangluh. Yang menarik konsep video klip yang baru selesai di kerjakan juga di bikin lebih blak blakan dan sedikit nakal. Hal ini menurut pria asal Wates Tengah, Duda Timur ini sesuai dengan lagunya yang sedikit genit namun enerjik dan ceria. Bahkan lagu ini juga sedikit humor.

Demikian ungkap Gus Yoga  saat press rilis singgel barunya tersebut di kawasan WTC, Bambang Biaung, Duda, Selat Karangasem, Kamis  kemarin. Dia pun berharap lagunya kali ini juga bisa diterima kalangan masyarakat luas di Bali.

Hadir dalam preskom tersebut penyanyi senior Yong Sagita selaku sesepuh penyanyi Pop Bali dan juga sang pencipta lagu Prana Jaya.

Menurut Gus Yoga dirinya sebenrnya sudah cukup lama diberikan lagu ini. Hanya baru bisa menggarapknya karena masih butuh waktu untuk mencocokan.  Seteleh cukup lama di simpan kemudian 2018 lagu tersebut mulai di garap dengan Arr Gek Arta.

“Awalnya lagu ini diciptakan bergendre pop, namun saya ubah menjagi genre Rege,” ujar Gus Yoga.

Ini karena memang warna music yang di usung Gus Yoga adalah Rege. Singgel ini sendiri sudah promosi sejak Oktober lalu ke 10 Radio di Bali. Sementara untuk video klip baru selesai di garap kemarin.

“Lagu ini saya suka karena cocok dengan karakter saya ceria dan jenaka, mirip dengan Bli Yog Sagita dan Bayu Kawe yang juga suka lagu lagu seperti ini,” tambahnya.

Sementara menurut Prana Jaya lagi ini di buat dengan sedikit blak blakan. Menceritakan kisah dagang patokan di Buleleng pada jaman dulu. Ini juga mengambarkan cinta anak muda yang instan.

Sementara itu menurut Yong Sagita, lagu ini bukan jorok. Dirinya mengaku terbiasa dengan lagu seperti ini. Ini tergantung asumsi. “Ya banyolan orang Bali ya seperti ini,” ujarnya.

yang unik Gus Yoga mengaku senang bernyanyi karena stress, bukan karena hoby. Ini terjadi saat orang tuanya meninggal dunia sehingga membuat jiwanya terguncang. Sehingga untuk menghilangkan stress setiap hari dia bernyanyi di rumahnya. Tahun 2015 dirinya mulai rekaman. Singgel pertamanya adalah ba Toke Toke dilanjutnya dengan Om Swastiyastu, lalu Janji Ngantos Mati dan kali ini Nyangluh.

Untuk klip lagu ini melibatkan beberapa pihak. Ada tiga model wanita yang terlibat yakni Pande Dwi Sinar, Meri  dan Clara.  Mereka ini juga dibantu Cruw Gidigan. Sementara untuk shoting klip dilakukan sebuah kebun Kopi di kawasan Bangli. (*/Oke)

Komentar