Produk BUMDes “Kopi Kita Serasi” Rambah Pasar Modern

Bupati Tabanan, Eka Wiryastuti saat memamerkan salah satu produk olahan kopi "Kopi Kita Serasi". Foto : Ist/Hms

TABANAN – Satu lagi terobosan masyarakat Tabanan dalam mamasarkan produk pertanian mereka. Aneka kemasan kopi yang sebelumnya hanya bisa dijumpai di gerai – gerai kecil, saat ini sudah bisa dijumpai di toko jejaring modern seluruh Bali. Produk kopi olahan masyarakat dengan brand “Kopi Kita Serasi” ini siap memanjakan para penggemar kopi, dengan aroma dan rasa yang tidak kalah dengan produk kopi lainnya.

Kopi olahan yang berhasil menembus pasar jejaring atau toko modern tersebut merupakan produk olahan dari 4 (empat) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Pupuan Tabanan.  Pilihan olahan khas kopi Arabica dan Robusta saat ini sudah dikemas menarik, higienis dan bercita rasa tinggi merupakan beberapa kelebihan dari produk warga kota Pelangi ini.

Dengan dibranding dan dikoordinir Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS ) Kabupaten Tabanan, aneka produk kopi tersebut berhasil menembus atau menjadi komoditi layak jual hingga dipasarkan di toko modern ber jejaring.

Direktur Utama (Dirut) PDDS, I Gede Putu Sugi Darmawan menyatakan, tercatat sebanyak 395 toko di seluruh Bali saat ini sudah menjual produk olahan “Kopi Kita Serasi”  sejak bulan Desember 2018 lalu. 

Untuk tahap pertama paparnya, PDDS sudah mengirim sebanyak 134 karton dengan jumlah 3.216 (pcs) kemasan ukuran 250 gram masuk ke toko modern, dan selanjutnya dalam rentang waktu tiga bulan  akan diuji  coba selama 3 bulan apakah bisa diterima pasar sekaligus bisa bersaing dengan produk kopi lainnya.

“Selain di toko modern, produk olahan “Kopi Kita Serasi” juga sudah tersedia di 180 toko kelontong yang ada di Kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan),” terang Sugi.

Sejak dipasarkan ke toko jejaring, upaya membanggakan ini saat ini mampu menyerap total 100 Kg kopi bubuk dalam setiap bulannya. Tentunya, capaian ini sekaligus membantu perputaran ekonomi khususnya para petani dibalik himpitan tengkulak dan harga kopi yang cenderung tidak stabil.

Masuknya produk kopi Tabanan ke toko modern, sekaligus diharapkan bisa menggairahkan produktivitas serta merangsang BUMDES penghasil kopi lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Pupuan khususnya dan Tabanan pada umumnya, untuk berinovasi dan menghasilkan produk kopi terbaik. 

“Kopi Kita Serasi ini juga menjadi langganan item produk bingkisan hari raya Galungan bagi 1.050 orang karyawan Bank BPD Bali dan sudah berlangsung selama 3 periode Hari Raya Galungan terakhir,” tambahnya.

Menurut Sugi, keberhasilan itu tidak terlepas akan kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memberdayakan produk olahan petani dengan mengeluarkan Peraturan Bupati yang dikeluarkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, No. 12 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penataan Toko Modern.

Dimana dalam salah satu pasal disebutkan, bawah toko modern yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tabanan wajib mengadakan kemitraan dengan UMKM dan BUMDes yang ada di Kabupaten Tabanan dengan memasarkan produk-produk yang dihasilkan.

Atas raihan tersebut, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti berharap masyarakat Bali bisa mencintai produk asli Bali, dengan membeli dan mengkonsumsi "Kopi Kita Serasi" ini, maupun produk lainnya yang dihasilkan UMKM dan BUMDes Kabupaten Tabanan.

Dengan membeli dan mengkomsumsi, menurut Eka, akan semakin mempercepat perputaran ekonomi kerakyatan yang ada di Kabupaten Tabanan khususnya dan Bali pada umumnya.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sudah berusaha melindungi UMKM dan Petani Tabanan dengan dikeluarkannya Perbup di atas, apalagi saat ini sudah dikuatkan dengan dikeluarkannya Pergub nomor  99 Tahun 2018 oleh Gubernur Bali,” turutnya.  

Eka juga berharap agar jaringan toko modern lainnya bisa segera menyusul dan melakukan MOU dengan Perusahaan Daerah Dharma Santhika selaku penyalur produk BUMDes, UMKM dan Produk Pertanian Tabanan lainnya, sebagai komitmen untuk segera ikut serta memasarkan produk-produk yang ada.

“Dukungan OPD terkait juga sangat kami harapkan, sehingga Tabanan Sejahtera, Aman dan Berprestasi atau Tabanan SERASI benar-benar bisa kita wujudkan," tegasnya.

Olahan “Kopi Kita Serasi” dipasok oleh 4 (empat) BUMDes asal Kecamatan Pupuan, yaitu, BUMDes Sri Sedana Munduk Temu, BUMDes Tugu Sari Pajahan, BUMDes Jaya Abadi Kebon Padangan dan BUMDes Batumesari Batungsel, yang dikemas, dibranding dan didistribusikan oleh Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Kabupaten Tabanan.

Kopi Kita Serasi ini diproduksi dari biji kopi pilihan yang dijamin keasliannya dari kopi robusta Pupuan dengan memiliki rasa khas dan nikmat, serta telah tersertifikasi Indikasi Geografis (IG) sebagai jaminannya. Setiap BUMDes sebagai produsen kopi bubuk ini juga diberikan Standard Operasional Produksi (SOP) oleh PD. Dharma Santhika untuk menjamin Kualitas, Kuantitas dan Kontinyuitas produk. (*/Cia)

Komentar