Lewat Musik, Komunitas MBC Ajak Anak Muda Perangi Hoax

foto : istimewa

BADUNG –  Ada banyak cara guna memerangi hoax yang kini beredar luas di dunia maya. Anak muda yang tergabung dalam Komunitas Musc Bali Community (MBC) memang patut diacungi jempol. Sebuah pagelaran music mereka gelar dengan pesan ajakan perang terhadap kebohongan. Pagelaran ini sekaligus ajang menyalurkan hoby secara positif.

Secara live, Aacara di Warung Ramara Jalan Pantai Seseh, Desa Munggu Kecamatan Mengwi, Badung, Bali.  Ada Nanda Monika sebagai bintang tamu dalam kebersamaan itu. Suguhan Nanda semakin menambah kemeriahan acara jajaran musisi muda groups band asal Bali ini. Nanda Monica merupakan salah satu kontestan penyanyi dalam acara The  Voice Kids Indonesia yang digelar stasiun televisi swasta di Jakarta.

Ketua Komunitas MBC, I Putu Angga Suastika mengaku, kegiatan yang mereka gelar merupakan acara pertama kali mereka galang. Tidak hanya menampilkan sekelompok band lokal. namun ada pesan yang diselipkan yakni edukasi berupa pesan Pemerintah maupun Lembaga Negara untuk memberikan wawasan positif kepada para musisi.

“Ini kami lakukan sekaligus mengarahkan perilaku positif dan rasa peduli sekaligus menjaga bangsa kita dari segala hal-hal negative,” tutur Angga Minggu malam (11/11).

Selain itu, tegas Angga, panitia sengaja mengemas acara musik Sunday Party  dengan tema "Berkarya Tanpa Hoax dan Ciptakan Lingkungan Damai".  Gunanya agar kita semua tidak terlalu asik menerima atau membagikan berita hoax yang kita dapat.  Untuk itu, pesannya agar generasi mendatag bisa tumbuh dengan cerdas dan menghadapi era teknologi dengan bijak.

“Informasi itu harus dicek kebenarnya sebelum dishare agar  tidak menjadi hoax di dunia maya,” tegasnya.

Bahkan yang paling penting menurut Angga yakni generasi muda juga harus bisa selalu menciptakan lingkungan damai sebab kedamaian merupakan kebutuhan kusus bagi umat manusia di dunia.

Dilain sisi, Guest Star Agustina Nanda Monica Lewar mengaku senang bisa tampil dalam acara tersebut. Remaja berusia 15 tahun ini juga mengajak anak muda untuk bijak bersosial media.  “Jangan cepat percaya apabila ada berita baru yang belum jelas,” tegasnya.

Dalam  kesempatan itu juga hadir penyanyi lainnya yakni Bripda I Putu Fajar Aditya Kameswara yang merupakan salah satu anggota kepolisian dari kesatuan Direktorat Narkoba Polda Bali. Aditya mengaku acara ini sangat luarbiasa, lantaran bisa menyatukan anak muda bali khususnya melalui media musik.

Ia mengaku berbangga hati bisa dan senang bisa berkontribasi di acara tersebut. Dimana acara tersebut sangat luar biasa terlebih dengan temanya anti hoax. Kemudian menyerukan pemuda Bali khususnya itu pemuda berideologi Pancasila dan NKRI harga mati. Tiga buah lagu ciptaannya sendiri yang berjudul Tresna Memaksa, Dingehang dan Dumogi Adi Bahagia. (*/Cia)

Komentar