Demokrat Bali Bidik Tiga Kursi DPR

foto : istimewa

DENPASAR-  Partai Demokrat Bali menargetkan bisa meraih tiga kursi di DPR RI karenanya semua kader dan simpatisan diminta memenangkan caleg khususnya di DPR RI serta melarang para caleg tandem dengan partai lain.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta mengingatkan kepada calon legislator agar tidak berkolaborasi dengan caleg dari partai lain. Sekarang wajib hukumnya tandem linear sesama kader dan tidak boleh ‘selingkuh’ (kolaborasi dengan caleg partai lain).

"Tempo hari banyak kita lihat caleg kami di level kabupaten tandem dengan caleg partai lain. Sekarang wajib hukumnya biru semua,” tegas Mudarta di sela ‘Pelantikan Dewan Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting Partai Demokrat se-Kota Denpasar di Hotel Bali, Minggu 14 Oktober 2018.

Diakuinya, beberapa waktu lalu ia menemukan caleg dari Partai Demokrat yang berkolaborasi dengan caleg dari partai lain. Untuk itu, pihaknya akan menertibkan hal itu, dengan meminta caleg menandatangani pakta integritas. Hanya saja, ketentuan itu hanya berlaku untuk kader, jajaran pengurus dan caleg Partai Demokrat.

“Kalau ada caleg Partai Demokrat yang bisa merangkul warna lain itu lebih bagus. Tapi yang diwajibkan itu kader dan simpatisan seluruh Bali memilih caleg kami, terkhusus DPR RI,” ingat dia.

Saat ini, seluruh mesin partai hingga tingkat ranting sudah bergerak untuk memenangkan Partai Demokrat. Sebab, pada Pemilu 2019 Partai Demokrat memiliki target untuk menaikkan perolehan kursi DPR RI dari dua kursi pada Pemilu 2014 menjadi tiga kursi.

“Jajaran pengurus seluruhnya harus fokus memenangkan Demokrat. Dengan melihat konsolidasi yang kita sudah lakukan, kami optimistis target tercapai,” tutupnya. (Cia)

Komentar