Emban Misi Terbaik se Bali, Kontingen UDG Badung Dilepas

Kontingen Utsawa Dharma Gita Kabupaten Badun yang akan mengikuti lomba UDG tingkat Provinsi Bali.

BADUNG - Kontingen Utsawa Dharma Gita (UDG) Kabupaten Badung, Rabu (25/7) dilepas secara resmi oleh Bupati Badung yang diwakili Sekretaris Dinas Kebudayaan I Made Rustan bersama Ketua Widya Shaba Badung I Wayan Rai Sutiyasa di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung untuk mengikuti lomba UDG tingkat Provinsi Bali yang digelar mulai 27 Juli ini. Dengan persiapan yang matang, Kontingen Badung siap menjadi yang terbaik pada UDG Provinsi Bali tersebut. Acara pelepasan dirangkaikan dengan gladi bersih para peserta yang mengikuti 8 (delapan) bidang lomba. 

Ketua Widya Shaba Badung, I Wayan Rai Sutiyasa melaporkan, para peserta dari Kontingen Badung ini telah mendapat pembinaan dari tim pembina Widya Shaba Badung. Ada delapan bidang lomba yang akan diikuti pada UDG Provinsi Bali diantaranya; Kidung Remaja Campuran, Menghafal Sloka Anak, Palawakya Remaja Putra, Macepat Anak-Anak Putri, Sloka Remaja Putri, Kakawin Remaja Putra, Dharma Wecana Basa Bali Dewasa Putra, Dharma Wecana Bahasa Inggris Remaja Putri, dengan jumlah 73 orang peserta. Diharapkan, para peserta kontingen badung dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, sehingga mampu meraih prestasi demi nama baik Kabupaten Badung.

"Meskipun di tahun ini tidak dilaksanakan lomba UDG di tingkat nasional, karena dihelat pada tahun 2020 nanti, namun kami minta adik-adik tetap menunjukkan kemampuan terbaik, demi mengharumkan nama Kabupaten Badung, " jelasnya.

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kebudayaan I Made Rustan menyampaikan, apresiasi kepada para peserta dan pembina dari Widya Shaba yang sudah bahu membahu melakukan pembinaan sehingga kontingen UDG badung siap tampil di tingkat Provinsi. Kontingen Badung ini merupakan hasil seleksi atau para juara dari lomba UDG tingkat Kabupaten Badung tahun 2018 yang telah dilaksanakan bulan Juni lalu.

Untuk gladi bersih ini bertujuan untuk memantapkan penampilan masing-masing peserta, sehingga dalam penampilan di Provinsi dapat berjalan dengan baik dan maksimal. "Utsawa Dharma Gita tujuannya untuk mengajegkan dan melastarikan seni budaya khususnya sastra-sastra agama hindu, terlebih di jaman globalisasi ini, UDG ini dapat sebagai penangkal pengaruh negatif dari luar," terangnya. (LBC)

Komentar