Sebuah Kapal Cepat Alami Mati Mesin, 10 Wisatawan Selamat

Suasana 10 penumpang kapal cepat yang selamat yang berhasil dievakuasi tim Basarnas Denpasar. Foto : Ist

KARANGASEM - Sebuah kapal cepat dengan rute Gili Meno menuju Amed, Karangasem Bali mengalami mati mesin. Meski akhirnya para penumpang selamat, namun kejadian ini sempat membuat 11 (sebelas) wisatawan yang berada di atas kapal  cepat Pacha ini terombang ambing di tengah laut.

Setelah dilakukan upacara pencarian, lokasi kapal cepat tersebut berada di posisi  8°24'33"S - 115°48'30"E, Jumat (29/6) sore, sekitar pukul 17.00 Wita. Diketahui penumpang berjumlah 11 sebelas orang sang pemandu.  

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mendapatkan laporan atas kejadian itu pada pukul 17.50 Wita dan segera ditindak lanjuti dengan mengerahkan tim rescue dan Alut berupa KN SAR Arjuna 229 yang berada di Benoa serta RIB ( rigit inflatable boat) Pos SAR Karangasem.

"Dari laporan yang kami terima bahwa ada 5 orang ABK dan 5 penumpang berada dalam kapal tersebut, kondisi mereka dalam keadaan selamat, namun beberapa diantaranya mengalami hypotermia ringan," jelas Ketut Gede Ardana selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Empat penumpang berkebangsaan Inggris sementara satu penumpang lainnya adalah dokter pendamping warga negara Indonesia

Kondisi cuaca saat itu angin kencang dan gelombang cukup tinggi. Dari hasil komunikasi langsung dengan salah seorang penumpang diketahui jika kapal telah membawa alat keselamatan cukup memadai berupa Life raft, life jacket, buoy, Radio dan GPS. "Saat kejadian mereka sudah antisipasi dengan menggunakan life raft jika terjadi kondisi terburuk dan kami terbantu untuk memantau kondisi mereka karena masih bisa terus berkomunikasi," ungkap Kepala Seksi Operasi SAR, Gede Darmada yang ikut on board di KN SAR Arjuna.

Akhirnya Fast Boat Pacha dengan panjang 15 meter tersebut berhasil ditemukan dan ditarik oleh Fast Boat Kuda Hitam Express. Sekitar pukul 21.35 Wita kapal sandar di Pantai Amed Karangasem dan para penumpang dibawa ke RS Kasih Ibu Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Setelah dipastikan seluruh POB selamat maka pukul 21.40 Wita KN SAR Arjuna kembali ke Pelabuhan Benoa dan sandar sekitar 23.10 Wita,"  tutup Ardana. (LBc)

Komentar