Miss Universe Terpesona Keelokan Alam dan Budaya Karangasem

foto : istimewa

KARANGASEM - Kehadiran para peserta Reunion Miss Universe 2015 benar-benar dijadikan sebagai momentum memperkenalkan Karangasem ke dunia internasional. Para Ratu Kecantikan ini pun begitu terpesona melihat keelokan alam serta tradisi budaya ‘Gumi Lahar’ Karangasem.

Kedatangan Miss Universe juga tak disia-siakan oleh Pemda Karangasem dan mengajak mereka untuk melihat beberapa lokasi obyek wisata di Karangasem. Sabtu (14/4).

Gayung pun bersambut, para peserta Reunion Miss Universe yang datang dari 14 (empat belas) negara ini sangat antusias dan terkesan dengan berbagai keunikan, keautentikan serta keteduhan yang dihadirkan destinasi-destinasi di Karangasem.

Para peserta Reunion Miss Universe 2015 ini pun berharap kehadiran mereka bisa memberikan kontribusi positif bagi pemulihan  Kabupaten Karangasem atas kondisi Gunung Agung dan membangun kepercayaan publik international paling tidak dari follower mereka yang berjumlah puluhan juta orang.

Dari seluruh rangkaian kunjungan di hari kedua ini, semakin memberikan keyakinan bagi mereka bahwa Karangasem sangat layak menjadi salah satu destinasi utama yang berkelas dunia.

Untuk mengisi rangkaian kunjungan para dara muda ini, Pemda Karangasem memfasilitasi mereka untuk mengikuti Yoga di Candi Beach, Snorkling dan diving di Blue Lagoon, makan siang di Bali Asli Resto, serta mengunjungi Pura Lempuyang.

Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, secara intens mengikuti seluruh aktifitas rombongan Miss Universe ini, karena memang sejak awal ingin memberikan perhatian pada pengembangan pola-pola promosi pariwisata yang semakin strategis, terukur dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas program baik dari sisi penyelenggaraan maupun pihak-pihak yang dihadirkan.

Menurut Mas Sumatri, input dari pengunjung Karangasem juga perlu didengar untuk mensinergikan dan memantapkan pola rumusan pengembangan dan promosi pariwisata Karangasem. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa Karangasem telah memiliki tagline "Karangasem The Spirit Of Bali" yang merefleksikan nilai-nilai kearifan lokal, yang diperlukan saat ini bagaimana mempertemukan gagasan daerah dengan tuntutan kebutuhan pengunjung.

"Dari sudut pandang pemerintah kita ingin pariwisata Karangasem bisa dikenal secara global dan memberikan manfaat secara langsung pada masyarakat. Para turis menginginkan yang seperti apa, masukan-masukan ini harus kita terima dan pelajari untuk menselaraskannya dengan rumusan yang telah kita siapkan", tutupnya. (*/Cia)

Komentar