Dua Orang Diringkus Usai Kirim Sabu Lewat Ojek Onlie

foto : istimewa

BADUNG – Dua orang berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Kuta Utara karena diduga terlihat narkoba jenis sabu. Keduanya yakni Nuryani dan teman lelakinya, Wahyu Imam Santosa ditangkap usai diketahui mengirim paket sabu ke Lapas Kerobokan Denpasar.

Meski sempat berpindah domisili guna mengelabui petugas, keberadaan keduanya akhirnya berhasil diendus petugas. Keduanya berhasil ditangkap berbarengan saat berada di kawasan Denpasar.

Pengejaran dilakukan menyusul laporan dari pihak Lapas Kerobokan Klas II A Denpasar (27 Maret lalu) prihal adanya seorang gojek online mengantar makanan ke salah seorang Napi warga Binaan di lapas. Setelah dilakukan pemeriksaan, rupanya roti yang dikirim berisi klip plastik bening butiran Kristal yang diduga merupakan narkotika jenis sabu.

Berbekal laporan itu, Unit Opsnal Reskrim Polsek Kuta Utara dipimpin Kanit Reskrim IPTU I Putu Ika Prabawa saat itu juga langsung melakukan interogasi terhadap Driver Gojek hingga alamat pengirim makanan ditemukan.

Pengirim makanan itu rupanya Nuryani yang beralamat di Jalan Tukad Petanu Sidakarya Denpasar. Kecurigaan petugas semakin bertambah, kerana Nur diketehui jarang pulang ke kostnya bahkan diisukan sudah pindah kost.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas akhirnya berhasil menangkap Nuryani berikut teman prianya Wahyu, 31 Maret lalu. Rupanya pasangan ini sudah berpindah kost ke Jalan Pulau Alor Denpasar dan memaksa petugas harus melakukan penggeledahan. Di kamar kost Nur tenyata ditemukan belasan bungkusan klip berisi butiran Kristal yang diduga sabu.

Selain mengamankan belasan klip berisi Kristal diduga sabu, aparat juga ikut mengamankan beberapa barang bukti lainnya seperti hp, buku tabungan, dan lainnya.

“Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lainnya di kost tersangka,” ungkap Kapolsek Kuta Utara AKP Johanes H Widya Dharma Nainggolan.

Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif  Aparat Kepolisian sebab keduanya diduga terlibat jaringan peredaran narkoba di wilayah Denpasar dan Badung. (*/Cia)

Komentar